All entries with the category (LOMBA ARTIKEL AKUNTANSI)

Wednesday, 24 October 2012

Pemenang Lomba Artikel Akuntansi Sesion 3



LOMBA ARTIKEL AKUNTANSI SESION 3
Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi 2012
Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang

Pemenang Uang Pembinaan Rp 150.000,00

No.
Nama
NIM
Judul Artikel
1.
Malahatul Istiqomah
120421424999
Konfersi Nasional Pendidikan Akuntansi Indonesia


Penerima Flash disk 8GB

No.
Nama
NIM
Judul Artikel
1.
Agista Rully Saraswati

120422425877

Akuntan Informatika

2.
Afri Cahyani 
120421424964
Pendidikan Akuntansi Ditinjau Dari Komponen Penting Yang Terlibat Didalamnya
3.
Malahatul Istiqomah
120421424999
Konferensi Nasional Pendidikan Akuntansi Indonesia
4.
Shofiyatul M
110421424554
Persepsi Mahasiswa Jurusan Akuntansi dan Mahasiswa Jurusan selain Akuntansi terhadap Jurusan Akuntansi
5.
Harmadhani Adi Nugraha
404422421826
Sistem Informasi Manajemen Daerah Sebagai Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer Pemerintah Daerah

NB: Untuk pengambilan hadiah silahkan menghubungi CP (085232733733)

Friday, 5 October 2012

PENDIDIKAN AKUNTANSI DITINJAU DARI KOMPONEN PENTING YANG TERLIBAT DIDALAMNYA

Oleh: Afri Cahyani  


Membahas tentang pendidikan akuntansi, sebelumnya kita harus mengetahui esensi dari pendidikan itu apa dan bagaimana proses dari pendidikan itu berjalan. Pada dasarnya pendidikan adalah suatu upaya sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.     
    Dalam proses pendidikan ada unsur-unsur atau komponen-komponen yang terlibat didalamnya yaitu pendidik, peserta didik, interaksi, materi, alat dan metode serta lingkungan (tempat pendidikan berlangsung).      
    Akuntansi sendiri berarti suatu proses pengidentifikasian, pengukuran dan pelaporan informasi ekonomi yang memungkinkan adanya pengambilan keputusan yang  jelas dan tegas oleh mereka yang menggunakan informasi tersebut. Akuntansi juga memiliki bidang-bidang spesialisasi diantarnya akuntansi keuangan, akuntansi biaya, akuntansi pemerintahan dan masih banyak bidang spesialisasi akuntansi lainnya. Mengacu pada bidang-bidang spesialisasi akuntansi, salah satu cabang dari bidang-bidang tersebut adalah akuntansi pendidikan. Dimana akuntansi pendidikan berhubungan dengan kegiatan pengembangan dan pengajaran akuntansi.   
        Secara garis besar, pendidikan akuntansi adalah bagaimana pendidik menanamkan pemahaman menegenai apa sebenarnya akuntansi itu, lebih luas lagi memberikan informasi apa saja yang terjadi dalam akuntansi sebenarnya. Bukan hanya sebatas menerangkan bahwa kas bertambah sebelah debit atau hutang bertambah sebelah kredit yang nantinya hanya akan menumbuhkan konsep “menghafal” dalam diri peserta didik.    
    Menanamkan pemahaman kepada peserta didik mengenai konsep-konsep akuntansi tidak mudah dilakukan, mengingat peserta didik merupakan individu yang memiliki karakteristik yang berbeda. Selain itu pendidik juga perlu menyadari bahwa peserta didik merupakan individu yang sedang berkembang dan membutuhkan bimbingan individual serta perlakuan yang manusiawi.    
    Dalam menanamkan pemahaman akuntansi pendidik adalah komponen penting yang mempengaruhi pemahaman peserta didik. Hal penting yang perlu diperhatikan dari sisi pendidik adalah kewibawaan yaitu, kekuasaan batin untuk mendidik. Maksudnya orientasi pendidik adalah kembali pada tujuan menanamkan pemahaman bukan pada orientasi “jabatan”. Cara yang bisa dilakukan pendidik dalam menanamakan jiwa kewibawaan dalam dirinya berawal dari kepercayaan,yaitu pendidik harus percaya bahwa ia mampu mendidik dan percaya bahwa peserta didik dapat dididik. Selanjutnya, pendidik harus memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan malalui pengkajian terhadapilmu pengetahuan kependidikan (akuntansi), mengambil manfaat dari pengalaman kerja dan lain-lain.                                     

PENDIDIKAN AKUNTANSI DITINJAU DARI KOMPONEN PENTING YANG TERLIBAT DIDALAMNYA


Oleh: Afri Cahyani

Membahas tentang pendidikan akuntansi, sebelumnya kita harus mengetahui esensi dari pendidikan itu apa dan bagaimana proses dari pendidikan itu berjalan. Pada dasarnya pendidikan adalah suatu upaya sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.     
    Dalam proses pendidikan ada unsur-unsur atau komponen-komponen yang terlibat didalamnya yaitu pendidik, peserta didik, interaksi, materi, alat dan metode serta lingkungan (tempat pendidikan berlangsung).      
    Akuntansi sendiri berarti suatu proses pengidentifikasian, pengukuran dan pelaporan informasi ekonomi yang memungkinkan adanya pengambilan keputusan yang  jelas dan tegas oleh mereka yang menggunakan informasi tersebut. Akuntansi juga memiliki bidang-bidang spesialisasi diantarnya akuntansi keuangan, akuntansi biaya, akuntansi pemerintahan dan masih banyak bidang spesialisasi akuntansi lainnya. Mengacu pada bidang-bidang spesialisasi akuntansi, salah satu cabang dari bidang-bidang tersebut adalah akuntansi pendidikan. Dimana akuntansi pendidikan berhubungan dengan kegiatan pengembangan dan pengajaran akuntansi.   
        Secara garis besar, pendidikan akuntansi adalah bagaimana pendidik menanamkan pemahaman menegenai apa sebenarnya akuntansi itu, lebih luas lagi memberikan informasi apa saja yang terjadi dalam akuntansi sebenarnya. Bukan hanya sebatas menerangkan bahwa kas bertambah sebelah debit atau hutang bertambah sebelah kredit yang nantinya hanya akan menumbuhkan konsep “menghafal” dalam diri peserta didik.    
    Menanamkan pemahaman kepada peserta didik mengenai konsep-konsep akuntansi tidak mudah dilakukan, mengingat peserta didik merupakan individu yang memiliki karakteristik yang berbeda. Selain itu pendidik juga perlu menyadari bahwa peserta didik merupakan individu yang sedang berkembang dan membutuhkan bimbingan individual serta perlakuan yang manusiawi.    
    Dalam menanamkan pemahaman akuntansi pendidik adalah komponen penting yang mempengaruhi pemahaman peserta didik. Hal penting yang perlu diperhatikan dari sisi pendidik adalah kewibawaan yaitu, kekuasaan batin untuk mendidik. Maksudnya orientasi pendidik adalah kembali pada tujuan menanamkan pemahaman bukan pada orientasi “jabatan”. Cara yang bisa dilakukan pendidik dalam menanamakan jiwa kewibawaan dalam dirinya berawal dari kepercayaan,yaitu pendidik harus percaya bahwa ia mampu mendidik dan percaya bahwa peserta didik dapat dididik. Selanjutnya, pendidik harus memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan malalui pengkajian terhadapilmu pengetahuan kependidikan (akuntansi), mengambil manfaat dari pengalaman kerja dan lain-lain.